Makna Tugu Khatulistiwa di Pontianak Jadi Wisata Sejarah Menarik

Posted on

Makna Tugu Khatulistiwa yang berada di Kalimantan Barat memegang nilai sejarah  penting. Hingga kini, tugu tersebut telah menjadi salah satu destinasi wisata populer, menarik banyak pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Dikenal juga sebagai Equator Monument, tugu ini telah menjadi ikon Kota Pontianak yang menawarkan pengalaman liburan bersejarah unik dan menarik.

Makna Tugu Khatulistiwa di Pontianak Jadi Wisata Sejarah Menarik
Superlive.id

Fakta Menarik Tentang Makna Tugu Khatulistiwa

Menurut Wikipedia, Tugu Khatulistiwa terletak di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Pontianak, mengarah ke Kota Mempawah dan Singkawang.

Monumen ini menjadi salah satu kebanggaan warga setempat karena menyimpan banyak fakta unik dan menarik. Berikut beberapa keunikan destinasi wisata sejarah tersebut yang bisa diketahui:

Terjadinya Peristiwa Alam yang Langka

Asal usul Tugu Khatulistiwa sangatlah bersejarah. Tugu tersebut diresmikan oleh rombongan ekspedisi Belanda yang menetapkan lokasinya sebagai titik persis Khatulistiwa. Bukti dari hal ini terlihat dari penambahan lingkaran di bagian atas tugu, menandakan titik tersebut sebagai simbol garis Khatulistiwa.

Kulminasi matahari hanya terjadi di 14 negara di dunia, dan Indonesia menjadi salah satunya. Kota Pontianak menjadi tempat istimewa karena menjadi satu-satunya kota yang dilintasi oleh garis Khatulistiwa di Indonesia. Oleh karena itu, Pontianak sering disebut sebagai Kota Khatulistiwa.

Inilah yang membuat Tugu Khatulistiwa dan Pontianak secara khusus memiliki nilai sejarah dan geografis sangat penting, menarik perhatian tidak hanya bagi wisatawan lokal tetapi juga internasional.

Simbol Anak Panah di Tugu Khatulistiwa

Makna Tugu Khatulistiwa sungguh mendalam karena berasal dari geografi alam yang membentuknya. Tugu ini memiliki desain khas, dengan anak panah yang menunjuk ke arah utara dan selatan.

Simbol lingkaran yang melingkupi tugu tersebut memiliki tulisan “evenaar”,¬† merupakan kata dalam bahasa Belanda berarti “Khatulistiwa”. Anak panah tersebut menggambarkan garis batas antara belahan utara dan selatan bumi, menunjukkan keunikan dari titik tersebut.

Di bagian bawah arah panah, terdapat sebuah plat yang menunjukkan koordinat 109 derajat 20 menit 0 detik Bujur Timur, merujuk pada garis Khatulistiwa di Kota Pontianak. Hal ini menunjukkan titik tepat di mana garis Khatulistiwa melintasi kota tersebut, dengan koordinat spesifik dalam sistem GMT (Greenwich Mean Time).

Menjadi Tempat Acara Tahunan

Selain menjadi tempat bersejarah, Tugu Khatulistiwa juga sering digunakan sebagai lokasi untuk acara tahunan yang sangat menarik. Salah satu peristiwa tahunan yang terkenal adalah peristiwa kulminasi matahari, di mana matahari berada tepat di titik khatulistiwa.

Fenomena ini sangat diminati oleh wisatawan yang berkunjung, karena saat peristiwa tersebut terjadi, benda-benda di sekitar tugu kehilangan bayangannya. Hal ini menciptakan suasana yang unik dan menarik bagi pengunjung.

Selain itu, ada keunikan lain yang menjadi daya tarik tersendiri, yaitu fenomena alam yang terjadi akibat gaya gravitasi kuat di sekitar lokasi tersebut. Sebagai contoh, ketika sebuah telur ayam diletakkan di dekat lokasi tersebut, telur tersebut dapat berdiri tegak dengan sendirinya, tanpa dukungan tambahan.

Tidak Benar-Benar Berada di Titik Nol

Ternyata, Tugu Khatulistiwa tidak berada persis di titik nol seperti yang banyak orang kira. Penelitian telah menunjukkan bahwa titik nol sebenarnya berada sekitar 117 meter dari Tugu Khatulistiwa, mengarah ke Sungai Kapuas.

Bagi para wisatawan yang merencanakan kunjungan ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pastikan untuk tidak melewatkan momen unik fenomena kulminasi matahari. Pengalaman ini tentu menjadi salah satu yang tak terlupakan.

Tugu Khatulistiwa memiliki banyak makna yang tersemat dalam lambangnya, menjadikannya bukan hanya tempat bersejarah, tetapi juga tempat wisata sarat akan nilai-nilai sejarah. Berbeda dengan kota-kota lain di Indonesia, hanya di Kota Pontianak dan sekitarnya yang menyajikan fenomena unik seperti yang dapat ditemui di Tugu Khatulistiwa. Kulminasi matahari seperti ini tidak dapat ditemukan di daerah lain di Indonesia, menjadikannya suatu hal yang sangat istimewa.